neuer geist :)

Assalamualaikum Wr.Wb

Hallooo, Apa Kabar Duniaa?~

Note ini akan menjadi note pertama saya di tahun 2014 (kalo kata anak socmed sebelah mahlatepost ataulateupload ceunah). Sudah lama rasanya saya tidak menulis di notes FB ini, setelah berbulat tekad untuk mengunci semua note-note lama yang jika saya baca ulang ternyata isinya semacam curcolan ababil itu. hehe. Tapi, tiba-tiba muncul kerinduan untuk kembali menulis disini. Mudah-mudahan isinya lebih baik, mencerahkan, dengan bahasa yang lebih tertata, dan mungkin dengan pemikiran saya yang perlahan mulai selayaknya orang dewasa. (hoek :p)

Baiklah, kita mulai penulisan note ini dengan dua Keyword Alhamdulillah dan Bismillah.

Mengapa Alhamdulillah?

Segala Puji Bagi Allah dengan segala karunia dan kasihsayangNya yang telah memberikan saya begitu banyak kenikmatan, rejeki, kesehatan, kasih sayang, kejutan-kejutan dan jutaan nikmat yang tidak bisa saya sebut satu persatu di tahun lalu, 2013. Mungkin, jika di tuliskan, akan habis daun-daun di dunia sebagai kertas dan habis pula air di lautan sebagai tinta (mulai hiperbola :p, tapi itu memang nyata adanya). Sungguh nyata karuniaNya sangat luaar biasa. Pun dengan ujian-ujiannya yang mungkin bisa sedikit banyak mendewasakan saya baik secara pemikiran dan sikap (mudah-mudahan, hehe). Hari-hari yang dipenuhi dengan peristiwa yang bisa mewarnai hidup saya. Alhamdulillah, meskipun semua resolusi tidak terealisasi, tapi saya sangat bersyukur karena masih bisa merasakan nikmatnya bersyukur.

Dan di tahun 2014 ini, tidak banyak lagi ingin saya, hanya beberapa list dari manusia pada umumnya, yang mudah-mudahan di acc olehNya. Entah yang mana yang terlebih dahulu, yang jelas saya percaya, apapun yang terjadi, tidak ada yang kebetulan dan sudah menjadi kehendakNya. hehe (sudah, jangan bahas perkara “itu” :p).

Yang jelas, saya hanya bisa berusaha untuk menjadi lebih baik di tiap harinya. Mengawali hari dengansemangat yang terbarukan dan mengakhirinya dengan mengakhirinya dengan syukur.

Because every someone’s life is worth living.

ps : neuer geist (bahasa German, yang artinya semangat baru). terinspirasi dari nickname ym seorang teman 🙂

hey kamu (bukan untuk siapa2)

banyaknya kekosongan waktu membuatku berlalu ke masa beberapa tahun lalu dan membayangkan beberapa tahun ke depan

hey kamu…

kamu, yang pernah mengisi cerita masa mudaku

oii apa kabar? (ah, sapaan ini sungguh akrab ditelingaku saat itu)

sampahan2 tidak penting yang selalu menjadi warna-warni sehari-hari

entah berada dimana kalian kini, wahai kawan

entah sibuk dengan suaminya, istrinya, pekerjaannya, magisternya, bisnisnya dan apapun itu

terkadang ada rasa rindu yang membuncah ingin rasanya mengulang masa-masa dimana kita bisa bercerita seharian

tanpa risau

akan nyatanya kehidupan

yaa

bagiku, kalian adalah bintang2 yang berkilauan yang bisa kupegang dan kumiliki sepanjang kehidupan

empat tahun yang sangat berharga

melewati masa perkuliahan dengan kawan-kawan yang luar biasa

ingin rasanya suatu hari nanti kita kembali berkumpul, bersama, bercerita, dan menjebakkan diri di ruang nostalgia

dengan cerita dikala itu

depok,

-terjebak di ruang nostalgia-

hup hup hup

ini sudah nopember

2013 hampir berakhir

banyak kejutan diluar nalar manusia di 2013

tiba-tiba saya bisa liburan ke bromo

dilanjut terpilih menjadi bagian dari ycpa

dan bertemu banyak teman-teman baru di kotak cakrawala

dan masih banyak nikmat kehidupan

yang terlalu banyak jika harus diuraikan

hidup selalu penuh kejutan

terima kasih Tuhaaan ❤

hanya itu yang bisa kuucapkan 🙂

teta

Kotak Cakrawala

Banner-Raja-Karcis-03

Salam SEMANGAT!!!

Pagi ini dan beberapa hari akhir-akhir ini. Saya merasakan ada yang berbeda dalam hidup saya. Seperti ada semangat kecil yang mudah-mudahan bisa memberikan manfaat yang besar bagi kita semua. MIMPI. Ya, ini tentang mimpi yang tertunda. Masih teringat jelas dalam ingatan saya, tidak lama setelah saya lulus pada tahun 2010, pada waktu itu salah seorang teman memberi tahu bahwa ada program Indonesia Mengajar yang dibuat oleh Pak Anies Baswedan melalui Yayasan Indonesian Mengajar. Sempat terfikir untuk mendaftar pada saat itu, namun dikarenakan beberapa pertimbangan terutama pasti akan susah mendapatkan acc dari orang tua karena pasti ditempatkan di remote area, walhasil dikubur dalam-dalam saja keinginan itu.

Beberapa hari yang lalu, saya melihat ada postingan dari salah seorang teman yang notabene dia adalah pengajar muda angkatan I. Dia menginformasikan bahwa akan diadakan Festival Gerakan Indonesia Mengajar di Ecovention Ancol Jakarta pada 5-6 Oktober 2013. Nah apa sih Festival Gerakan Indonesia Mengajar ini. Ini merupakan program turunan dari Indonesia mengajar, untuk lebih lengkapnya bisa dilihat disini.

http://festival.indonesiamengajar.org/bersiap.html

http://festival.indonesiamengajar.org/

Ada 10 macam wahana yang akan ditawarkan oleh event ini. Dan ada satu wahana yang sangat menarik perhatian saya, yaitu Kotak Cakrawala. Kotak Cakrawala bukanlah kotak Pandora dalam mitos-mitos Yunani yang terlarang untuk dibuka. Kotak Cakrawala justru wajib dibuka oleh anak-anak negeri ini untuk memperluas cakrawala pengetahuan mereka. Melalui buku-buku yang tersimpan di dalam kotak ini, setiap anak di negeri ini dapat belajar mengenal dan mencintai buku.

Kotak cakrawala merupakan sebuah wahana yang mengajak para relawan untuk ikut membantu proses pengepakan buku bacaan. Terdapat sekitar 100.000 buku dari berbagai kategori yang akan dikemas dalam ribuan kotak. Kotak-kotak ini nantinya akan dikirimkan ke 17 kabupaten penempatan Pengajar Muda dan puluhan taman bacaan yang dikelola oleh Indonesia Menyala. Seru dan bikin merindingkan? >.<

Nah, bagi yang mempunyai keinginan untuk berkontribusi nyata namun waktu dan kesempatan belum ada, festival inilah tempatnya. Dalam waktu dua hari saja, kita bisa menginspirasi dan memberikan manfaat banyak bagi generasi muda di luaran sana yang mungkin jika hanya dengan diri kita sendiri tidak akan bisa menjangkaunya. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama bahu membahu untuk memberikan kontribusi melalui tindakan nyata.

Khusus untuk Kotak Cakrawala ini, dikarenakan wahana ini merupakan wahana pre-event, dimana kita harus mengumpulkan puluhan ribu buku yang nantinya akan dikemas dan dikirimkan ke beberapa pelosok-pelosok, khususnya daerah penempatan Pengajar Muda Indonesia Mengajar sebelum FGIM Berlangsung. Bagi yang tertarik, bisa kirim email ke chintiade(at)gmail(dot)com untuk undangan resmi dan kategori buku yang dibutuhkan.

Nah, bagi teman-teman yang mulai bosan dengan rutinitas sehari-harinya yang begitu-begitu saja, yang sudah bosan dengan kegiatan weekend-nya ke mall lagi mall lagi atau mungkin yang sudah terlalu sering traveling dan merasa kebahagiannya masih belum sempurna juga. Acara ini mungkin bisa menjadi penyegar dikala penat yang sudah pasti bisa memberikan manfaat bagi sesama. Karena kebahagiaan sejati datang ketika kita berbagi.

FYI, alhamdulillah hingga saat ini sudah terkumpul di drop poin saya 3 dus buku dan Insya Allah akan menyusul buku-buku lainnya. Terima Kasih banyak untuk teman-teman yang sudah membantu, yang ingin membantu feel free to contact me.

2013-09-21-16-10-04_deco

2013-09-21-16-12-29_deco

2013-09-21 17.05.33

*ini adalah beberapa pic dari buku-buku yang sudah terkumpul 🙂

So, tunggu apalagi. Mari bergabung di Festival Gerakan Indonesia Mengajar. Ditunggu.

Sedikit kutipan di twitter Kak Heggy pagi ini. – Kata lil prince di bukunya The Little Prince, “jalan lurus tak akan membawamu terlalu jauh”. Slamat berbelok dan bermanuver! 😀 –

Mari kita jadikan hari-hari dan setiap tindakan kita sebagai manuver-manuver yang bisa mencerahkan bangsa. Amin

1238145_703529653006080_228874065_n

siswa-sekolah-dasar-indonesia-mengajar-300x199

cheers. ayo kita #kerjabakti di #KotakCakrawala @FestivalGIM di Ecovention Hall Ancol, Jakarta 5-6 Oktober 2013, Don’t Miss It 😉

perak

Bismillahirrahmanirrahiim..

Assalamu’alaikum, Selamat Pagi Duniaaa eh Sudah Sore Yaah…

Peekaboo!!

Hari ini, tepat empat hari yang lalu Chichi, Chinciaw, Capcaai, Caycayy, Kuchaay (atau apapun suka-suka kamu memanggilku, asal jangan panggil Maudy Ayunda aja, hihi) tepat berusia 25 tahun looh *pengumuman* 😄

Masih sama seperti Chichi yang dulu, tidak banyak berubah

Yang suka senyum, tapi gampang ngambek

Yang suka ketawa, tapi suka sedih tanpa sebab

Yang suka punya banyak teman, tapi suka posesif

Yang suka rempong, bingung, bimbang dan mudah2an tidak galau lagiXD

Yang suka nyampahin TL dan home FB orang

Yang suka jalan-jalan, suka Gramedia, suka anak kecil

Yang suka sate kambing, pecel, jogging, sama ngumpul2

Yang suka coldplay

Yang suka panikan kalo kerjaannya belum beres

Yang suka ingenieur :p

Yang masih suka sok2 misterius, padahal engga ><

Yang ngga suka asap rokok

Yang ngga suka sushi

Yang udah tobat ngagetin temen2 BBMnya dengan pake DP2 hantu 😄

Yang takut sama kucing tapi suka ngumpulin gambar kucing lucu

Yang masih phobia kalo naik metromini deborah

Yang masih ingin jadi penghafal Qur’an tapi dengerinnya lagu2 terus

Yang masih sangat terinspirasi dari Bunda Aisyah dan Khadijah sehingga ingin menjadi pengusaha tapi ingin menjadi praktisi juga..

dan pastinya yang masih belum bisa menetapkan hati X_X

Udah ah malu…

Yang sekarang ingin menjadi seperti lebah yang bahagia yang bisa memberikan manfaat bagi sekitarnya, eh ternyata mirip sama blog-nya “be happy” trus bikin cover photo untuk FB deh yang ada lebahnya. eh malemnya dapet hadiah dari sahabat sepotong red velvet dengan lebah diatasnya, makasih yaah >.<

Image

yang masih ingin mengembangkan Etalase Ethnic nya yang sedang mati suri 😥

Image

dan semoga bisa membahagiakan orang-orang disekelilingnya

Image

Image

terima kasih yah bagi yang sudah mengucapkan selamat plus do’a-do’a yang serupa tapi tak sama mengarah pada do’a “nganu” baik lewat bbm, line, WA, twitter, path, fb, sms, telpon (so iye banget :b). bagi yang lupa apalagi pura2 lupa, sesungguhnya aku sedih #apasih hehe considered saja kalian sedang sibukisasi dikarenakan ada kelabilan ekonomi yang bisa mensiasatisasi kecerdasan bangsa.. #intermezoisasi

mohon maaf yah atas salah lupa selama seperempat abad baik yang tidak disengaja apalagi yang disengaja (mohon dimaafkan, akukan suka jahil ><) semoga ke depannya, benar2 bisa menjadi manusia seutuhnya, yang bermanfaat bagi sekitarnya. amiin

seperempat abad. i (hope) my life will begin at 25. amiiin

.regards.

chintia

ps : bagi yang masih mau ngado, ngasih kue plus lilin, ayo masih ditunggu, hihi >.<

dream~

Poetic Sense - Dream (Wall)

dream! dream! dream!

akhir-akhir ini kita sering diperdengarkan, diperlihatkan entah itu di media, social media, buku dan lain sebagainya dan lain sebagainya, tentang dream, dream and dream~

terkadang saya sendiri melihatnya seperti trend dimana ketika yang lainnya sedang asyik dan sibuk mengejar mimpinya, kita yang tadinya hanya diam saja, harus segera ikut-ikutan mengejar mimpi pula. tapi selama itu adalah hal yang positif, saya menganggap itu sah-sah saja, asalkan harus tahu juga, langkah atau tindakan yang kita ambil itu apakah benar-benar sesuai dengan keinginan kita, ada tujuan dan manfaat bagi sekitar, bukan hanya karena latah. hehe

oke, kita kembali ke topik utama. yaitu mengenai mimpi. berbicara tentang mimpi, saya pribadi sangat suka sekali ber-mimpi (red : sleepin‘) lol, oh bukan itu. ya, mimpi dalam arti cita-cita, harapan dan asa. baiklah, saya akan kembali menceritakan pengalaman hidup saya. bagi yang tidak berkenan, silakan tidak usah dibaca. karena di blog ini memang didominasi perjalanan hidup saya :p (ga punya malu)

nah, ketika kecil, sebenarnya cita-cita saya itu ada tiga, menjadi bankir, arsitek dan pengusaha. Nah, alih-alih punya tiga cita-cita diatas, saya kuliah di Jurusan Geografi. Nyambung engga? ya bisa aja sih sebenarnya. Kalau mau tau ceritanya kenapa saya ambil Geografi UI, wah itu sih sangat rahasia, hanya saya, tembok dan Tuhan yang tahu XD.

Nah, singkat cerita, ketika kecil itu, ada beberapa kejadian yang sangat mengesankan, hingga sekarang sering saya renungkan bahwa imajinasi adalah bagian dari mimpi..

1. ketika kecil, saya pernah menuliskan dibalik foto ukuran 4r, bahwa suatu saat, saya ingin menjadi pegawai bank. kenapa saya ingin menjadi pegawai bank pada waktu itu, simpel aja sih, pemikiran bocah. kayaknya enak kerja kantoran (red : bank), adem, banyak uangnya lagi. hehe. nah, sebenarnya cita-cita ini hampir saja terwujud, beberapa tahun yang lalu, saya pernah melamar di salah satu Bank Syariah. namun gegara saya tipus pas waktu medcheck, gugurlah mimpi ini. dan setelah itu, saya jadi malas sekali melamar-lamar pekerjaan, karena maunya sih ya dilamar (#eaaa #eh jadi curcol :p) oke skip

2. selepas lulus SMP, saya, kakek dan nenek, berlibur ke rumah om saya di Kediri pada waktu itu. lalu kami bertiga menggunakan moda transportasi kereta api, yang sukses bikin saya pucat seperti mayat ketika turun, karena terlalu dingin (ndak penting). bukan itu yang ingin saya ceritakan. nah, tapi ketika itu, saya duduk bersampingan dengan seorang eksekutif muda, lulusan ITB yang pada waktu itu melakukan perjalanan dari Bandung menuju ke daerah Jawa Tengah untuk survey proyek. terbersit didalam hati kecil saya pada waktu itu, jika suatu nanti saya bekerja dengan banyak jalan-jalannya (red : outdoor) akan asyik sekali nampaknya. Alhamdulillah wa Syukurillah, tidak lama setelah patah hati oleh Bank Syari’ah itu, ditawarkan sebuah pekerjaan dari salahsatu konsultan penataan ruang di Jakarta Selatan. dan proyek pertama saya waktu itu, adalah RTRW Sumatera Selatan. antara bahagia dan nekat sebenarnya. haha. disinilah saya semakin percaya pada konsep Mestakung-nya Yohanes Surya. Beliau mengatakan, ketika kita bermimpi, maka usaha, tindakan dan arah kita akan selalu menuju ke arah mimpi kita itu dan dunia akan berkonspirasi untuk mewujudkannya. meskipun bukan arsitek sesungguhnya, tapi menjadi bagian dari urban planner itu, lebih asyik dari arsitek sebenarnya (meskipun belum pernah jadi arsitek). karena disini kita bekerja tim, sehingga bisa saling bekerja sama dan beban pekerjaannya tidak terlalu berat.

3. menjadi pengusaha. kalau ini sih mungkin sudah mendarah daging. secara mayoritas dari keluarga ayah adalah pengusaha. dari semenjak smp, saya sudah suka sekali berjualan. jualan saya pertama kali adalah kulit lumpia goreng, yang saya beli diwarung sebelah rumah seharga  Rp. 250,- lalu saya jual di sekolah Rp. 500,-. Nah, bagi yang masih ingat, maaf yah, waktu itu saya menjualnya dengan keuntungan 100%. hobi ini terus-menerus ada didiri saya, meskipun berubah-ubah maunya, pernah beberapa kali menjual barang-barang MLM, kue, parfum, jam tangan, sampai domba kurban juga.. intinya sih learning by doing. karena kita tidak akan pernah tahu passion dimana jika tidak dicoba..

oia, saya juga sangat hobi menulis. hobi ini diawali ketika kelas 2 smp, puisi pertama saya dimuat di koran Jawa Barat Pikiran Rakyat, dengan honor sebesar Rp 20,000.- Rasanya senang bukan kepalang. haha. setelah itu, saya jadi hobi menulis, di blog, dan isinya ngga pernah ada yang bener alias penggalauan, curcolan dan sebagian saya tutup dengan alasan jaga image :p, sebenarnya kalau niat sih bisa aja nulis bener 😛 (apasih chintia -,-), yakali aja suatu saat bisa menerbitkan buku-buku best seller kayak Dan Brown lol :p

nah balik lagi ke alam mimpi. intinya, dari tulisan ini, didalam kehidupan ini, tidak ada sesuatu yang instan. pencapaian itu merupakan hasil akumulasi dari perjuangan-perjuangan yang mungkin tidak kita sadari. mungkin, jika saya tidak di-bully teman-teman sekolah saya, karena prinsip saya waktu itu, tidak mau memberikan contekan, saya tidak akan pernah bisa sampai disini. karena bagi saya, modal untuk mencapai mimpi itu, hanya dari mimpi, visi, misi, prinsip, usaha, do’a dan penggojlogan mental yang harus benar-benar dilewati. dan saya baru merasakan manisnya perjuangan itu setelah sebagian proses pembelajaran ini saya lewati, karena pembelajaran itu akan berlangsung selamanya, hingga akhirnya menutup mata.

intinya, kalau kata Will Smith di film The Pursuit Of Happiness

Image

yes! pencapaian adalah akumulasi dari segala usaha, bukan sesuatu yang instan. no pain no gain. no free lunch dude!

Image

dan ini yang penting. jangan pernah meremehkan mimpimu, jangan pernah percaya pada orang-orang yang menyepelekanmu, terkadang kita harus menjadi “tuli” dan memakai kacamata kuda agar terus lurus, fokus dan jalan terus. hanya percaya pada diri sendiri dan Tuhan. lalu berusaha dengan maksimal dan do’a (dibarengi sedekah kalo kata Ustad YM hehe)… Insya Allah, kunfayakun. ketika Dia sudah berkehendak, whatsoever will happen 😉 just believe that HIS miracle does exist…

jangan pernah menyerah. jangan pernah berhenti untuk bermimpi..

keep hungry, stay foolish (Steve Jobs)

944130_537609832948084_1051516611_n

oia, satu lagi, jangan pernah merasa gagal, terlambat atau terlalu tua untuk bermimpi dan berinovasi

gambar1

semangaaat! semangaaat! keep spirit up always folks, as long as you have a time, cheeers 😉 😉 😉

Cintaa (?)

Hingga pada akhirnya saya berkesmipulan, cintalah derajat paling tinggi dari pencapaian manusia. Bukan karir, harta ataupun tahta..

Mengapa demikian..

Karena berawal dari rasa cintalah akan terbentuk sebuah keluarga, yang akan berlanjut selanjutnya dan selanjutnya membentuk peradaban.

Mengapa juga saya masih menganggap cinta derajat tertinggi pencapaian manusia?

Bukan menjadi peraih IPK tertinggi disuatu jurusan favorit di Universitas favorit misalnya (tapi ini juga bukan berarti menjadi pembenaran untuk tidak belajar dan bermalas-malasan)

Karena pada akhirnya jika suatu 5, 10, 20, 30 tahun lagi kita berkumpul dengan teman-teman seperjuangan, yang akan ditanyakan bukanlah, berapa jumlah, digit penghasilan perbulan, jumlah rumah, mobil, motor dan berbagai materi kebendaan lainnya, tapi yang ditanyakan pasti adalah siapa istri atau suamimu, berapa banyak anakmu..

Dan masih saya ingin menganggap cinta sebagai derajat tertinggi..

Karena apalah gunanya harta, tahta, kedudukan yang melimpah jika suami atau istri selingkuh karena tidak pernah bertemu dengan alasan kesibukan masing-masing.. anak dan keturunan terjebak pergaulan bebas dikarenakan orang tuanya terlalu sibuk dengan karir dan pekerjaan

Dan masih saya ingin menyimpan cinta pada derajat tertinggi..

Mengapa, karena hingga pada akhirnya, hanya keluargalah yang bisa menerima kita apa adanya, mengampuni setiap kesalahan walaupun berulang, dan satu-satunya tempat pelimbahan untuk pulang.. Teringat, ada kejadian dimana ketika pada zamannya dunia sangat membenci Adolf Hitler, hanya Eva Braun-lah yang masih bersamanya (cmiiw)

tulisan ini didedikasikan untuk siapa saja yang terlalu sibuk mengejar sesuatu yang berakhir “kosong”..

#sore #jatipadang #random #geje #kejebakhujan

Image

Previous Older Entries